Review Ventela - Pemakaian Selama 5 Bulan - Bahrul.com

Sunday, 12 April 2020

Review Ventela - Pemakaian Selama 5 Bulan

Review Ventela

Pemakaian 5 bulan

Sepatu lokal dewasa ini sudah menjadi trend yang sedang menjamur dikalangan anak muda. Termasuk aku, masih masuk dalam kategori muda kan ya aku meskipun umurku sekarang sudah menginjak 26 tahun ( ontheway)

Nah di postingan sebelumnya aku sempat mereview sedikit hal tentang ventela. Mulai dari packaging hingga dalemannya. Dengan kesimpulan bahwa ventela adalah sepatu lokal dengan kualitas terbaik yang pernah aku dapati. Kalau dari segi penampilan mungkin dia masih beberapa series mengikuti design sepatu lain. Seperti hal nya vans, beberapa waktu yang lalu ventela mengeluarkan series retro kalau gak salah. Dan itu bentuknya kurang lebih hampir sama banget dengan vans oldskool. Hanya saja dia shape nya khas ventela. Yang memang pada dasarnya shape dari ventela ini sekilas kalau kita lihat pasti orang awam akan tahu kalau itu adalah shape vans yang di bengkokan sedikit. Hahah but memang tidak bisa dipungkiri, semua seni didunia ini tidak ada yang authentic
Kali ini aku akan share sedikit tentang daya tahan ventela selama 5 bulan. Kebetulan sepatu ini aku pakai hanya untuk berangkat kerja saja. Karena sesampai nya di kantor aku harus ganti safety shoes. Tapi jangan salah, pemakaian selama mengendarai motor juga cukup ekstrim. Kadang sol bawah keseret aspal. Kadang pas lagi nurunin kaki, sepatunya kesrempet orang. Keujanan, kecipratan, kecrotan dan masih banyak hal lainnya. Sesekali juga aku pake sih jalan jalan. Ke mall, gowes juga pernah.
1.    Canvas
Semakin lama dipakai semakin enak, semakin lentur. Dan jujur aja aku gak pernah make kaos kaki, kaos dalam dll. Jadi kaki langsung nyentuh sepatu. Kotor? Ya jelas. Gpp kotor kan murah sepatunya haha. Tapi gak murahan aku akuin. Selama pemakaian sepatu ini makin kesini aku sama sekali gak ngerasain sakit di bagian tumit. Bagian belakang punggung kaki dll. All out semua aman. Gak ada luka. Karena biasanya sepatu canvas itu kalau ga make kaos kaki pasti lecet kakinya. Tapi yang ini enggak.
Anyway aku make ventela series Hi ya yang mirio converse 70s. Dulu kena harga 160K


2.    Midsole
Ini nih yang paling keren juga. Selama lima bulan pemakaian gak ada yang namanya nekuk2 club di bagian tekukan kaki yang biasanya kalau kita berlutut pasti ketekuk kan. Nah ini lemnya ga kebuka sama sekali. Jadi masih utuh seperti baru. Heran juga sih kenapa gak bisa ngelupas. Kalau dibandingkan dengan sepatu sebelah yang hype nya minta ampun. Belum sebulan lem nya udah lepas. Ditambah lagi menguning. Kalau ventela ini jujur aja jarang aku cuci juga. Seingetku hanya dua kali deh karena memang kena ujan dan kena lumpur gitu hahaha. Tapi ventela gak menguning midsolenya. Good lah



3.    Insole
Kotor doang sih ini, karena aku gak make kaos kaki. Empuknya juga gak berkurang. Kalau lokal lainnya itu insole nya jadi agak gepeng dan ngebentuk tumit. Padahal juga jarang di pake saking hypenya. Tapi ventela yang setiap harinya aku pake gak ada bekas lekukan tumit kaki. Ya itu tadi masalah Cuma kotor dan satu lagi, tulisan ventela di insolenya saja yang memang agak rapuh. Secara material dia kayak sablon setrikaan gitu. Mungkin kurang panas atau gimana juga aku kurang tau sih.



4.    Outsole
Masih kokoh tak tertandingi sih. Gak ada tuh yang kegerus. Kalau yang sepatu sebelah baru dipakai beberapa kali udah kegerus. Apalagi bagian belakang dan depan pasti kondisi miring gak karuan. Helpatch nya juga gak kegerus sih masih bagus. Kalau vans biasanya lama lama pasti ilang ya. Atau mungkin karena bahannya ini agak lebih keras karetnya. Idk. But okelah.
Secara keseluruhan sih sepatu ventela ini masih Ok meskipun sudah aku pakai selama 5 bulan. Seperti saranku yang sudah sudah. Ventela harus memiliki shape atau design sendiri yang mencirikan itu ventela. Kalau masih mengikuti design atau gaya sepatu lain, aku yakin lokalisasi ini gak akan bertahan lama. Karena apa ya, orang pasti malu. Menggunakan brand yang bisa dibilang kawenya sepatu lain. 

Tapi dengan harga yang terjangkau, mungkin masih bisa dia bersaing karena memang untuk pasar indonesia memilih murah dan berkualitas. Dan itu ada di sepatu Ventela.
Anyway, ventela baru aja release sepatu barunya. Sebenernya sih ini sama seperti Ventela public releasan pertama kali satu tahun lalu. Sekarang ini yang membedakan adalah dia dibagian depannya materialnya seperti vintage nya compass. Bergerigi kayak dagunya Thanos. Harganya juga lebih mahal 100K. Kalau dulu bahannya ga full suede, sekarang ini Ventela Public Suede nya full.

Tapi gokil sih keren menurut aku. Mungkin nanti aku beli 1 pengen coba buat gantinya ventela yang sekarang ini aku pakek.
Oke cukup sampai disini dulu ya. Review singkatnya. 

See you ~
Comments

Hanya ada beberapa syarat buat komentar :
1. No Sara
2. No Link Aktif
3. No-mor HP atau Pin BB juga boleh
Yang point ketiga exc cowo tidak dianjurkan
EmoticonEmoticon