March 2015 - Bahrul.com

Friday, 27 March 2015

Mengaktifkan Windows 8 Permanen dan Minimize Aplikasi Store, Skype dan Email dengan Sendirinya

Hallo gaes, sehat ? Kesehatanmu rek yo.
Disini gue cuma mau share aja sih, kali aja ada yang punya pengalaman sama kayak gue. Dimana Windows 8.1 Pro gue banyak sekali mengalami error. Dari key activated yang gak permanen sampai dengan Aplikasi bawaan windows 8 yang pas dibuka langsung menutup dengan sendirinya. Contohnya aja pas gue buka Store nya itu gak bisa. Bisa sih pas di launch, tapi tiba-tiba langsung nutup sendiri.


Kan ini kemarin gue nginstallin di tempat perbaikan komputer ya, jadinya gatau dah ini windowsnya udah teraktivasi atau enggak. Gue sendiri juga kemarin iseng-iseng nyoba ini windows. Eh ternyata belom teraktivasi. Jadi kemarin gue kemarin makek windows trial selama 6 bulan. Terhitung dari bulan oktober. Sampai besok tanggal 29 Maret abis masa percobaan windows gue.

Gue iseng-iseng aja sih nyari di google gimana caranya biar teraktivasi terlebih dahulu windows gue. Yasudah gue searching dan nemu dah disebuah kolom komentar blog orang. Abis itu gue download aja langsung tanpa basi basa. 

Dan setelah itu gue jalanin aplikasinya yang besarnya hanya 4.8 Mb. Padaha; di tutorial blog lainnya itu ada kali sampai 4.2Gb size aplikasi pengaktif windows 8.

Langsung aja deh kali aja kalian ada yang pengen tau caranya : 

Cara Mengaktifkan Windows 8 Permanen.
1. Download dulu aplikasinya dibawah ini

Download
2. Kalau udah didownload langsung aja extract winrarnya. 
3. Klik kanan run administrator file seperti gambar dibawah ini ya


4. Lalu pilih sesuai windows yang kamu pakai sekarang ini. Sesuaikan dengan gambar dibawah ini


5. Yaudah deh klik OK kalau sudah. Dan selamat windows kalian sudah aktif permanen.


Nah Permasalahan kedua dari windows gue selanjutnya adalah saat gue buka Store, Skype, dan Email. Selalu aplikasinya menutup sendiri atau minimize sendiri. Dibuka juga gak bisa sih. Mumpung lagi di kota halaman, yang sinyal internet gue cukup kenceng. Jadinya gue selesaiin juga ini masalah yang 6 bulan menghantui gue.

Jadi caranya gini, ini gue ilmu hasil nemu di google dan gue share kembali dengan tulisan dan bahasa gue sendiri. No copas loh ya hihihi.

Cara Mengatasi Aplikasi Store, Skype, dan Email di Windows 8 yang Minimize dengan sendirinya :

1. Gak pakek download aplikasi
2. Cukup dengan aplikasi yang ada dilaptop namanya regedit. Lihat gambar dibawah ini
 Pertama buka " Regedit.exe ".
3. Lalu klik kanan pada HKEY_CLASSES_ROOT  dan pilih Permissions 
4. Setelah itu akan muncul sebuah tab seperti pada gambar dibawah :



Mengatasi masalah Aplikasi Windows 8.1 tidak bisa dibuka/tertutup sendiri V.1

5. Lalu klik Add, maka akan muncul tab seperti gambar dibawah



Mengatasi masalah Aplikasi Windows 8.1 tidak bisa dibuka/tertutup sendiri V.1

6. Setelah itu ketikkan ALL APPLICATION PACKAGES dengan mengunakan Huruf Kapital Seluruhnya dan klik Check Names Lalu Klik OK. Seperti pada gambar dibawah :

Mengatasi masalah Aplikasi Windows 8.1 tidak bisa dibuka/tertutup sendiri V.1

7. Setelah itu Pilih yang ALL APPLICATION PACKAGES , lalu centang Allow pada pilihan Read Setelah itu klik ok, seperti pada gambar dibawah :

Mengatasi masalah Aplikasi Windows 8.1 tidak bisa dibuka/tertutup sendiri V.1

8. Jika sudah, lakukan hal yang sama pada " HKEY_LOCAL_MACHINE " dan " HKEY_USERS " jika sudah ada, lewati saja.

Nah FIX kelar masalahnya hihihi. See yaaa !!!

Monday, 23 March 2015

Sibapak Berkumis dengan Masa Lalunya

Saat tua nanti, saat kita melewati masa-masa yang sudah terlewati. Terbesik dibenak kita kata-kata “Masa dulu lebih enak daripada sekarang”

Gue 5 hari yang lalu lagi duduk-duduk di gazebo kampus berdua sama temen gue, sebut saja namanya Mawar. Dia cowok. Pas lagi enak-enaknya tiduran gitu tiba-tiba ada bapak-bapak nyamperin kita berdua. Gue takut, takut diapa-apain. Gue kan masih perjaka. Masih bergaransi TAM. Rusak ganti baru.



“Misi mas ya, ikut duduk ya” Sambil manggut-manggut nyungkani dia mengatakan hal itu dan duduk diantara kita berdua. Jadi dia setan, karena dia orang ketiga. Eh tapi gue berdua juga bukan sama cewe, tapi cowo. Bukan, pasti kalian mikir gue homo. Ya kan ? ngaku aja deh. Kalau iya gak papa kok. Siapa tahu kita jodoh.

“Oh iya pak monggo” Sahut gue sambil manggut-manggutin kepala juga. Istilahnya nyungkani juga karena tadi si bapak juga nyungkani gue.

Beberapa saat kita bertiga, Aku, Mawar dan Si Bapak sebut saja Parto berada dalam situasi hening dimana tidak ada percakapan apapun antara kita bertiga. Hingga gak sengaja gue ngedapetin  Si Parto curi-curi pandang sama temen gue. Gue Cuma ehemin aja. Dan bapaknya glagapan. Mungkin suka dan mulai ada rasa, atau mungkin mau dijadikan anggota genk begal motor spesialis motor moto GP. Wusss~

Ternyata lagi-lagi gue salah, gue judge orang dari kumisnya. Kirain si bapak salah satu personil pedhoplia yang lagi nyari dedek-dedek gemes dikampus.
Tiba-tiba si bapak ngomong

“Jurusan apa mas disini?” sambil nyalain rokok si bapak ngomong kayak mbah-mbah kempot. Antara nyedot dan ngomong. Emm

“Saya pak?” gue tanya heran. Soalnya dia ngomong sambil neglihat api yang dia sulut di rokoknya. Ya kan gue kira dia lagi ngomong sama tuh rokok.

“Iya mas sampean” si bapak agak kesel.

“Saya mesin pak” gue jawab dengan cengengas cengenges.

“Oh, terus sampean mas ?” si bapak nanya ke temen gue yang lagi sibuk main get rich. + headset an.

Lama sekali jeda nya tidak ada jawaban dari Mawar hingga gue gerak-gerakin kaki gue di badan temen gue. Dan dia baru sadar.

“Hah, kenapa pak?” Kayak orang yang abis kena uang kaget plongah plongoh. Dia malah kembali bertanya pada si bapak.

Sampean  jurusan apa kuliahnya?” Tanya si bapak untuk kedua kalinya.

“Sama pak, saya juga mesin” Jawab temen gue.

Tiba-tiba kita terjebak dalam absurd moment, dimana tidak ada perbincangan sama sekali. Dan gue lebih milih sibuk scroll sana sini gadget gue. Sementara temen gue masih setia dengan get rich. Mungkin dia sedang menuju tourism atau kalau tidak triple monopoly. Hmm

“Asli mana mas sampean?” Si bapak mulai kepoin gue dan temen gue lagi.

“Saya Gresik pak” Jawab gue singkat

“Nah sampean mas? Tanya si bapak ke Mawar.

Kulo Ponorogo pak” Jawabnya singkat juga dan masih fokus sama get richnya.

Kemudian hening lagi.

Daripada gue penasaran nih ya, si bapak ini dikampus mau ada urusan apa. Langsung gue tanya sama si bapak

“Bapak di Kampus ada urusan apa? Legalisir ijazah ?” Tanya gue udah kayak mau introgasi maling aja. Ahaha

“Oh aku? Aku gak kuliah mas. Nonya yang pernah kuliah disini. Tuh lagi minta legalisir ijazahnya” Si bapak malah nyengar nyengir.

Oh jadi si bapaj Cuma nganter istrinya. Syukur deh, gue gak bakal jadi korban begal atau pedophilia.
Kemudian si bapak mulai tanya-tanya lagi. Dari kos an dimana, harganya berapa dan lain halnya.
Sampai si bapak tanya begini

“Enakan mana mas kuliah sama SMA?” Si bapak sambil ngisep rokoknya dengan santai bertanya seperti itu.

‘Enghhh, enak SMA pak” sahut gue dengan cepat.

Tiba-tiba si bapak ketawa kecil. Horor banget –‘

“Itulah hidup, saat kita ada diposisi sekarang pasti akan berbicara masa dulu lebih indah daripada sekarang. Ini konteksnya tentang sekolah. Jadi saat kuliah kalian akan bilang kalau SMA itu lebih enak. Sementara menurut saya sendiri yang saat ini ada diposisi sudah bekerja. Saya akan mengatakan kalau kuliah lebih menyenangkan daripada bekerja. Begitupun seterusnya” Sedikit quote atau bisa dikatakan pidato si bapak.

Tapi menurut gue ada benernya sih, gue ngerasa masa kuliah ini gak begitu menyenangkan. Ditambah lagi gue disini mayoritas temen sekelas tuh cowok semua. Jadi agak gimana gitu, suka ngeri sendiri kalau dipikirin lama-lama.

Kata dosen gue Ibu Poppy “ Anak mesin itu 50% Homo, sementara 50% lainnya itu pasangannya” hallah ngaco tuh bu Poppy. Berarti semua homo gitu ? oh sorry gue masih doyan cememew bu. Wkwkkw

Udah gitu masa kuliah jauh dari orang tua. Apa-apa sendiri, kesalahan gue juga gak cari temen kos kos an bareng sama temen gue. Abisnya dulu gue telat nyari kos an. Jadinya ya ketinggalan. Sekarang udah dapat dan udah pewe. Males banget harus pindah kos an.

Itu perbincangan terakhirku dengan si bapak. Gak terasa jam ditangan udah nunjukin pukul 12.30 artinya gue harus segera masuk kelas. Karena gue ada praktik pengecoran logam.

Jadinya gue akhirin pertemuan anatara kita bertiga. Dan say good bye. Pamitan sama sibapak.

“Pak duluan ya, ada kelas soalnya” ucap gue sambil nenteng tas dan mau pasang sepatu.

“Oh iya mas, monggo-monggo” ucap sibapak yang masih sibuk juga sama rokoknya.

Jadi inti dari perbincangan gue sama si bapak bisa diambil kesimpulan kayak gini


“NIKMATI MASA MUDAMU SEBELUM DATANG MASA TUAMU. TENTUNYA DNGAN HAL-HAL YANG POSITIF. JANGAN MENYESAL DIKEMUDIAN HARI JIKA KITA MERINDUKAN MASA-MASA ITU. MASA DIMANA KITA MENIKMATI INDAHNYA DUNIA ANAK MUDA” Cheeerrsssss ~

Sunday, 22 March 2015

Pantai Clungup Malang

Yang kancut yang kancut. Kancut Keblenger Malang. Orangnya rata-rata pada keblenger semua sih, agak gesrek. Karena itu semua lah kalian keren gaes.


Disini gue nemuin keluarga baru, temen, sahabat dan gebetan baru. Hallah. Dari berbagai penjuru sudut kota Malang, semua ada. Sumbersari, Panjen, Sukun, Lowokwaru, Dawu, Turen dan lainnya yang gue lupa dimananya mereka pada bertelor. Dari kampus UB,UM, UMM, UIN dan UNISMA maupun ITN untuk sementara ini belum ada. *mungkin.

ini mereka, yang lainnya pada jarang aktif. Semoga dapat hidayah dan segera aktif kembali seperti gath pertama kali



Gue di Malang sendiri, gue disini kuliah. Keluarga ? ada sih tapi ya gak terlalu dekat juga. Tapi sekarang keluarga gue di Malang ada. Mereka semualah keluarga baru gue.

Sering ngumpul, sering banget. Baru 3x doang. Haha. Yang pertama kali pas gath dalam rangka hari jadinya Kancut. Keduanya itu Cuma nyusu di Warung susu. Ketiganya ya kemarin ini nih barusan terjadi. Yang dulu pergi. *eh. Kita jalan-jalan ke pantatnya Malang Selatan. Pantai Clungup. T sama I di keyboard gue deket. Jadi syori itu typo. Abisnya mau nulis PANTAI gak bisa. Jadinya PANTAT gitu.

Gue mau ceritain dulu ini perjalan kita (kancut).
Sebelumnya perjalanan ini dibahas pas kita semua lagi nyusu di Warung Susu. Bingung mau kemana, ada yang ngajakin naik gunung lah, odong-odong lah apalah. Akhirnya setelah diperbincangkan ngalor ngidul, tercetuslah ke pantai. Pantai mana ? Clungup. Seorang makhluk astral mencetuskan, entah siapa gue lupa.

Sebelum hari H, di grup line membahas keberangkatan haji. Ehm. Akhirnya tercetuskan kembali pemberangkatan kita jam 6 pagi. Kumpul di depan kampus UM depan Matos. Oke fix.

1 minggu kemudian.

Sabtu, 21 Maret 2015.

Jam 6 pagi kurang.

“Ada yang punya helm?” Salah satu orang namanya Rammy bersabda.
“Aku ada” Asya membalas pantun
“Aku berangkat rek, kosku jauh” Dhimas bercengkrama ria *sendirian.
“Rek ada yang udah dilokasi?” Arul cabe-cabe an bertanya pada bintang-bintang.
“Rek aku masih bingung motorku mau aku taruh mana? :’)” Mas Rian ganteng gunda gulana.

Dan akhirnyaaaaaaaaaaaaa. Jam karet tetap milik indonesia. Hal itu sudah dibudidayakan selama berabad-abad lamanya. Terlanjur mengakar sampai ke kerak bumi. Jadi ya gue gak kaget aja. Janjian jam 6 pasti jam 6 pada baru mandi lah, otw lah, bengek lah, anu lah. Jadi gue sendiri santai-santai aja. Dasarannya gue bukan orang yang seneng nunggu lama-lama. Gue putuskan jam 6 gue langsung. Mandi

Jam 6.04 gue kelar mandi. Cepet banget ? iya gue Cuma bilas doang sama keramas sisa semalam.
Jam 6.20 an lah ya kalau gak salah gue nyampe sana. Dan bener kan apa kata gue, mereka yang dateng baru segelintir doang. Gak ada 10 orang. Btw fyi nih ya, yang ikut rencana awal itu Cuma 8 doang.

Satu persatu akhirnya datang. Setelah gue dateng disusul dengan kehadiran cabe Arul, dan setelah itu selang 1 setengah jam sosok astral terakhir mas Rian baru datang. Entah apa yang ada dipikirannya. Mungkin dia lelah.

Yahh seperti itulah kebiasaan orang indonesia. Gak semuanya sih emang, tapi rata-rata. Makanya gue males aja sekarang kalau ada janjian jam brp, pasti sengaja gue telatin setengah jam.
Setelah semua datang, langsung tancap gas menuju tempat makan. Pecel apa gitu nama tempatnya gue lupa. Btw kok gue jadi pelupa gini –‘

Makan pecel abis Rp.11.500. Itu Cuma pecel, ceplok, sama tempe goreng 1 terus minumnya 2 gelas air mineral. Mahal ? menurut gue sih iya

Setelah makan, mampir kos annya Rammy buat naruh motornya mas Rian. Setelah itu langsung dah tancap gas lagi ke tujuan awal. Pantai Clungup.

Dari kos annya Rammy itu seharusnya belok kanan kalau mau menuju jalanan pantai clungup. Entah kerasukan banci mana, mas Rian belok ke kiri.

Fyi yang ikut ke Clungup itu Aku, Rammy, Mbak Fasta, Mas Rian, Dhimas, Mas Hadyan, Arul dan Asya. Jadi kita Cuma ber 8. Nah kita pakek 4 motor.

Ya gue sama yang lainnya kan ambil kanan. Gue yang udah jauh dari kos annya Rammy nungguin dia di balai kota Malang. ternyata mas Rian lewat jalan satunya, yang kalau menurut gue sih makin jauh.

Disuruh nunggu sama mas Rian di Pasar Gadang. Nah gue yang bukan asli malang, gue gatau mana tuh pasar gadang. Gue taunya Cuma begadang, pedagang sama berdagang.
Akhirnya kita nunggu mas Rian dan Mbak Fasta di pertigaan antara jalanan ke clungup sama menuju kepasar Gadang.

Akhirnya setelah menunggu beberapa menit. Mas Rian dan Mbak Fasta Lahir juga kedunia.
Setelah itu, untuk mengatasi masalah yang sama lagi. Kita merencanakan sebuah formasi. Dipaling depan Dhimas, kemudian disusul mas Rian, selanjutnya Arul dan gue paling belakangan. Biar kagak ada yang ngilang ngilang lagi. Udah cukup kamu yang ngilang-ngilangan dihati gue.
2 jam lebih kita mendaki gunung dengan kelokan – kelokan yang tajam setajam silet. Naik turun. Dan menggak menggok. Akhirnya sampai juga di pantai clungup. Tapi ya gitu, kita baru sampai dipapan nama “PANTAI CLUNGUP 1.3KM”

Artinya kita harus jalan kaki, berhubung motor gak bisa masuk. Jadinya diparkirin di salah satu rumah penduduk desa setempat. Sebenernya gini nih

“Buk pantai clungup masih jauh gak ? ini motor bisa masuk kesana ?” Mas Hadyan atau gak siapa gitu yang tanya gitu disalah satu penduduk desa.
“Ya bisa, tapi kalau nanti hujan jalannya berlumpur. Takutnya nanti gak bisa keluar motornya.” Alibi seorang ibu-ibu

Gue sih ga bego-bego amat. Gue gak percaya sama oknum yang ingin mencari sedikit keuntungan. Tapi salah satu dari kita ngotot buat parkir dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Dan kalian tau ? Banyak sekali motor yang bisa masuk ke sekitar pantai. Kenapa kita tadi jalan ? haishh sudahlah.

Yang penting kita sudah sampai dipantai setelah berpanas-panas ria merasakan teriknya panas rembulan.

Pas nyampe disana, kita langsung copot celana, kaos dan Jebyuurrrrrrr. Kita nyemplung dipantai. Kecuali 2 cewe ya, mereka gak lepas celana dan bajunya. Mereka gak solid :’) *halah
Setelah nyemplung ria, kita gak lupa dong ya buat mengabadikan moment kita dengan sebuah jepretan kamera.

Cekrik cekrik cekrik crottt

Belum sejam, Mbak Fasta udah kelar aja nyemplungnya. Dan langsug mainan hape. Awalnya sih biasa saja. Tidak nampak sebuah keanehan, hingga pada akhirnya “Yang dulu pergi kini kau datang kembali. Terlambat”

Gue baca kata-kata itu di PM BBM mbak Fasta. Dan itu ada sebuah quote yang bagus sekali.
Berakhir dengan bullying.

Dan kita memutuskan untuk balik lagi ke Malang, karena sih “YANG DULU PERGI” udah merengek-rengek ngajakin balik Malang. Oke fix kita Cuma sebentar tapi seru !















Next trip para jomblo. Mau kemana ? :D

Wednesday, 18 March 2015

Tipe-Tipe Blogger

Pertanyaan pertama yang muncul dari otak gue, kapan pertama kalinya kalian mengenal internet ? terus kenalannya dimana ? dia cewe apa cowo ? baik gak ? jahat ? apa dia berkumis? Atau dia berjenggot ?.

Kalau gue sendiri kenal pertama sama internet itu saat gue lulus SD. Kronologisnya seperti yang ada dipostingan gue yang sebelum-sebelumnya.

Lalu kalian kapan sih pertama kali kenal blog ? SD, SMP apa SMA? Atau bahkan pas kuliah ?
Gue sih kalau untuk sekedar tahu ada blog itu SMP kelas 2. Tapi ya gitu, karena tidak adanya fasilitas untuk blogging. Menjadikan gue kurang minat. Karena dijaman saat itu, internet pun susah dijangkau. Kalau enggak dilab komputer sekolahan atau gak gitu di warnet baru bisa ketemu sama yang namanya internet.

Boro-boro nih ya ada sambungan internet dirumah. Komputer yang masih pentium 2 aja saat itu belum punya. Dan alhamdulillah sampai sekarang belum kesampekean punya komputer. Jadi gak mungkin bisa blogging (dulu).

Beda banget kan sama sekarang, blog udah bejibun. Dari blog yang bener-bener niat ngeblog, Blog Zombie, dan sampai yang Cuma sekedar buat terus ditinggalin begitu saja. Kasihan kan ya url blog yang seharusnya bisa digunakan oleh orang-orang yang bener-bener membutuhkan jadi bingung mencari URL yang tepat buat blognya.

Misal mau buat url blog gini

Bahrululum.blogspot.com

Karena udah ada yang makek tuh url jadinya gak bisa dipakai lagi. Padahal url diatas dipakai sama orang yang hanya sekedar ingin punya blog.

Nah, sekarang gue mau ngomongin tipe-tipe blogger yang ada untuk saat ini. Menurut gue. Jadi kalau ada perbedaan prinsip atau pandangan mengenai tipe-tipe blogger, mohon dimaklumi yak.
Oke langsung tunjek point aja.

Tipe-tipe blogger (menurut gue) :

1.      Blogger Aktif
Ini merupakan tipe blogger yang menurut gue keren abis. Dimana dia aktif ngeblog. Rajin mosting diblognya. meskipun isi blognya kadang gak mutu, ya kayak gue gini deh. Tapi setidaknya gue nyoba buat belajar nulis. Yang penting bukan postingan spam. No sara dan lainnya. Menurut gue nih ya, blogger sejati itu gak bakal ada postingan hasil copas. Kalau untuk sebagai referensi sih boleh, itu namanya mengutip dengan tidak melupakan sumber dari yang dia kutip. Jadi gue saranin kalian masuk tipe yang ini. Gak ada kata terlambat buat kalian kembali kejalan yang benar. Karena sesuatu yang benar menjauhkan kita dari keresahan. Hallah

2.      Blogger Abal-abal
Yang ini nih Cuma asal – asal an aja. Kalau gak gitu ya Cuma sekedar pengen. Awalnya menggebu-gebu buat ngisi blognya. Tapi itu mungkin bertahan hanya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Hallah. Jadi bisa dibayangkan dia bikin blog bulan januari nih misalnya. Satu bulan dia aktif banget. Sampai-sampai blognya sehari 3-5 artikel. Bagus sih, tapi kalau hasil copas juga jangan. Mending nulis aja sesuka kalian, jelek gak masalah. Dibilang alay juga gak masalah. Yang penting masih lebih terhormat daripada seorang copas ! Kejadian yang sering gue dapetin dari temen-temen gue yang termasuk tipe blogger ini, kebanyakan pas ditanya blognya apaan. Pasti bilang LUPA.  Gak hanya lupa url blognya. Email dan passwordnya aja juga lupa. Ya begitulah.



3.      Blogger Aktif ( Tapi Copas)
Ini masih lebih baik daripada blogger abal-abal. Karena kalau blogger abal-abal tidak begitu merugikan orang lain. Palingan ya ada beberapa orang kesel kalau url yang di inginkan ternyata udah dipakek blogger abal-abal. Kalau blogger yang satu ini nih merugikan banget bagi orang lain. Bagus sih dia itu aktif ngeblog, tapi isinya itu hasil postingan orang lain. Jadi dia Cuma melakukan aktifitas didepan latop siklusnya gini

Gampang kan kalau kerjaan Cuma gitu doang ? iya banget. Sementara yang punya postingan asli dia mikir keras buat nulis terus dipublikasikan. Hmm cepet-cepetlah sadar kalau kalian termasuk tipe blogger yang kayak gini. Tapi gini, salah satu blogger ini bisa jadi dia masih enggak tau apa itu copas. Jadi dikiranya dia copas itu gak masalah dan tidak merugikan orang lain. Mungkin dia masih awam. Kenapa gue bilang gitu? Ya karena gue sendiri dulu pas awal ngeblog termasuk blogger yang satu ini. Setelah gue dapat layangan surat dari blogspot. Dimana saat itu ada tulisan didashboard blog gue Kalau salah satu postingan blog gue merupakan karya orang lain. Sejak saat itu gue sadar kalau postingan blog gue menyalahi aturan. Tapi gue tetep aja sering copas masihan wkwkw. Nah loh trs apa efeknya ?

Nah itu aja sih kalau menurut gue. Sekarang gue mau membicarakan blog sesuai dengan kepribadian masing-masing blogger.

1.      Blog adalah hobi
Kebanyakan blogger yang kayak gini gak terlalu memikirkan apa itu traffic pengunjung. Dia Cuma ngeblog dan ngeblog. Gak peduli template, pengunjung, responsive blog dan hal lainnya. Ada yang seperti itu. Tapi ada juga blogger yang tipe ini juga memperhatikan point-point yang udah gue jelasin diatas. Mungkin dia ingin mempunyai blog yang keren selain ngeblog dijadikin hobinya. Biar kalau ada yang membuka blognya ada yang bilang “Wah keren”. Yang satu ini bisa jadi isi blognya berbeda-beda antara orang satu dengan yang lainnya. Karena hobi orang pasti sudah berbeda-beda. Ada yang blognya isinya tentang mobil, sepatu, curhatannya, travelling. Dan masih banyak hal lainnya. Yang pasti keren-keren lah. Gak kayak gue yang absurd dan cenderung gak ada tujuan hahaha.
2.      Blog adalah pekerjaan
Banyak sekali dan sudah menjamur dikalangan blogger saat ini. Dimana dia menulis diblog dijadikan suatu pekerjaan. Bisa jadi sih sebagai pekerjaan sampingan. Memang gak ada salahnya sih, ini malah sangat bagus sekali. Karena siapa juga yang tidak mau menghasilkan pundi-pundi rupiah bahkan dolar. Dengan banyaknya website yang menyediakan jasa sebagai publisher iklan. Dari GOOGLE ADSENSE hingga Kliksaya.com. secara tidak langsung menimbulkan adanya persaingan antara blogger satu dengan yang lainnya.
Karena banyaknya orang yang pengen main google adsense nih ya, banyak dari mereka yang rela buat blog baru, email baru. Dan identitas baru. Ya itu gue tahu dari grup facebook tentang google adsense. Bahkan blog juga bisa diperjual belikan. Artikel pun bisa, pokoknya sekarang blog itu bukan ajang nulis aja, tapi ajang nyari duit.

Udah itu aja dulu. Bingung mau nambahin apa lagi. Hahaha

Saturday, 14 March 2015

Mainan Masa Kecil Tahun 1990 an

Gue kalau lagi sepi gini inget jaman-jaman dulu waktu gue kecil. Dimana masa kecil gue itu indah, itu menurut gue sih. Soalnya beda sama jaman sekarang udah pada jarang main sama temen sebayanya. Ya kalian tahu semua lah ya, anak sekarang main cukup dirumah didepan gadgetnya masing-masing udah bisa ngobrol. Tapi ya gitu, interaksinya kurang kalau menurut gue. 

Sekarang gue mau bahas mainan-mainan gue waktu kecil, ya kali aja disini ada yang sempet mainin mainan ini juga hihihi. Berarti kita seumuran lah ya, satu generasi. 90 an.

Dari mainan yang modern dulu yak, tapi meskipun modern. Untuk memainkannya juga butuh interaksi langsung dengan teman sebaya.

Dulu sih ada film kartun judulnya beyblade. Ini sih mainan modernnya dari Gangsing yang dari kayu itu. Inget gak ? Nanti deh dibawah gue kasih lihat. Jadi prinsipnya sama sih mainan ini. Gangsing berputar dan diadu. Dari yang cuma lama-lamaan muter sampe yang sengaja diadu. Ada juga yang samping lingkaran beyblade nya itu dikasih batu korek. Jadi kalau lagi geser satu sama lain bisa muncul percikan bunga api gitu. Biar efek sensasinya sama kayak di film kartun.



sumber

Selanjutnya ada juga nih mainan yang bernama Crush Gear. Dulu memang banyak sekali film kartun yang mainannya bisa dimainkan kita juga. Konsepnya sama sih sama beyblade. Cuma ini kalau di filmnya mobilnya saling dihancurkan. Lihat aja dari body nya udah dilengkapi dengan senjata penghancur. Dari yang bentuknya Gear, Pedang, Celurit. Emm yang terakhir itu gak ada ya sorry.

sumber
Ini yang dulu gue punya, selain itu mobil dari karakter kartun pertama gue juga punya. Tapi sekarang entah kemana. hohoh
sumber

Ini juga sama, mainan Tamiya. Dulu booming banget, sampe ada kompetesi balapannya juga di Indonesia. Gak main-main tingkatannya skala nasional juga ada. Hihihi. Bedanya sih kalau di Filmnya itu bentuknya keren-keren dengan penutup bodynya. Nah kalau yang ada dirumah gue udah pada protolan semua. Jadi cuma rangkanya dan dinamo + batre.


Ini Tamiya kesekian gue, dan gue dibeliin pas gue baru kelar sunat. Kira-kira itu gue masih kelas 3 SD. Dan ini termasuk tamiya gue yang paling kenceng. Gimana gak kenceng. Dinamonya aja asli Audi. Uda gitu lilitan dinamonya warnanya putih. Terus bannya juga besar. Jadi ya kenceng larinya.
sumber

Ini Tamiya gue yang paling pertama. Hadiah dari om gue sendiri, waktu itu. Sementara om gue sekarang udah punya anak. hahah jadi udah cukup lama banget ini tamiya. Dan masih ada dirumah gue. Berhubung gue lagi di Malang jadinya ga bisa gue ambil gambarnya langsung.
sumber
Hanya 3 itu sih yang gue punya dulu. Mungkin kalian punya yang lain ? Maklumlah gue bukan dari keluarga berada hihihi. Jadi buat beli mainan nunggu sunat dulu. Dan gue udah gamau sunat untuk kedua kalinya. Kasian.

Sekarang kita ngomongin beberapa mainan tradisional atau yang pasaran banget lah. Di penjual mainan yang keliling-keliling kesekolahan masih bisa kita dapetin, dulu.

Kalian inget ini mainan apa ? Bisa dibongkar pasang. Kalau gue dulu sih lebih sering buat menara yang tinggi. Kalau udah tinggi ditempelin tembok dibediriin. Kalau bosen tinggal runtuhin aja remes-remes juga udah copot sendiri. Haahhhh jadi kangen.

sumber

Ini kamera khusus buat kita anak kecil. Gantungin dileher dan gue jalan sana sini. Padahal yang dilihat filmnya ada ditangan gue sendiri. Dan kalian bisa beli filmnya doang. Misal mau ganti gambar lain karena sudah bosan. Kalau gue dulu seringnya gambar kota Mekkah, Ka'bah, Batu hajar aswad. Dan banyak lainnya.

sumber
 Ini mainan yang murah banget, dulu kalau gak salah harganya cuma 50 Perak. Dapat bahan buat jadiin balon dan sedotan warna kuning yang kira-kira panjangnya gak sampe 5 cm. Cara maininnya juga simpel banget. Tinggal taruh disedotan tuh bahannya yang lembek kayak ingus. Terus kalau gue nih ya di emut dikit, haahah katanya sih biar nempel sempurna disedotannya. Pas ditiup gak jatuh deh bahannya. Kalau udah jadi balon nih ya, besar banget gitu misal. Dimain-mainin ketas gitu dilempar. Kalau ada yang bocor langsung diemut balonnya dicium mesrah gitu. Kalau udah parah ya langsung aja tempelin ke muka salah satu teman yang terdekat diantara kita.

sumber


 Lumayan banyak juga sih dulu yang punya. Jadi mainan ini tinggal diremes-remes pompanya. Lalu bisa jalan deh tuh kudanya. Sayangnya kabel nya kurang panjang. Jadi cuma bisa beberapa centimeter doang. Kalau mau jauh ya kitanya ngikutin sambil ngerangkak dibelakangnya. Hhahah

sumber
 Murah nih mainan. Dulu juga mudah banget dapatinnya. Penjual mainan disekolahan pasti pada punya. Mainnya tinggal ditarik aja bendanya sama karet yang udah dijadiin landasannya. Susah jelasinnya. Tapi maininnya simpel :D


Ini namanya Yoyo. Tradisionalnya seperti ini. Dilengkapi dengan batu korek yang mirip di beyblade tadi. Ini juga ada loh bentuk modernyanya.



 Kayak gini nih. Kalau gak salah sih dulu ada juga film kartun yoyo. Makanya ada modern nya juga hihih

Image result for yoyo moder

hahaha pancing-pancingan ini gue inget banget. Ada magnetnya dimulut ikan dan di pancingnya kwkw.

 Ini pernah ? Diayunin keatas dan kebawah. Yang masih ngena banget dipiikiran gue, gue dulu pernah pas mainin ini kejedot pala gue sampe benjol sebesar bolanya itu. hmm


Ini juga ? padahal cuma keluar bunyinya doang. Tapi udah bisa dipakek main polisi-polisian. Gue paling cocok jadi penjahat . hmm





Dari busi motor :D biar bunyi di isi pakek pentolnya korek. Udah abis itu ditutup lubangnya pakek baut. Jadi kalau kena tekan akan terjadi percikan api. Karena ditutup pakek baut tadi menimbulkan tekanan. Jadinya berbunyi dah


Ini ? ahhaa
Image result for mainan gambaran jadul

Ini ingat ? Hayoo 
Image result for mainan gambaran jadul

Ini gangsingnya yang jadul yang terlupakan
Image result for gangsing


Sebenernya masih banyak banget tapi berhubung gue gak mungkin mengulas semuanya. Karena terdesak kesibukkan. Ceilehhh. Tapi mainan diatas yang menurut gue paling berkesan buat gue.


Ini bedanya mahasiswa sekarang dengan dulu. Ironi. Sorry OOT :D cuma mau share aja dapat dari facebook temen gue tadi.
Sumber gambar yang belum tercantum bisa dilihat di : https://www.google.com/search?q=kartu+gambar+kartun&rlz=1C1GTPM_enID608ID608&espv=2&biw=1364&bih=663&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=CoYDVceaOIe8uATPhYLIAw&ved=0CAYQ_AUoAQ#tbm=isch&q=mainan+gambaran+jadul&imgdii=_&imgrc=0xpbjnDjj3d2AM%253A%3BBjV1XEt194jOlM%3Bhttps%253A%252F%252Fs2.bukalapak.com%252Fsystem%252Fimages%252F5%252F4%252F0%252F0%252F7%252F9%252F2%252Flarge%252F2460643_f6109966-200d-11e3-9fdf-81e24908a8c2.jpg%3Bhttps%253A%252F%252Fwww.bukalapak.com%252Fp%252Fhobi%252Fmainan%252Flain-lain-345%252F1g8ci-jual-mainan-jadul-pancingan-ikan%3B546%3B600